Selasa, 09 Agustus 2011

Tentang Gunung Bamega dan Aneka Wisata

  1. Kota Baru, Pulau Laut : Referensi Wisata

Kamu akan berwisata? Masukkan Kota Baru Pulau Laut kedalam daftar wisatamu, dijamin kamu akan senang menikmatinya. Ingin tahu seperti apa tempat wisata itu, yuk mari simak tulisanku ini, akan ku berikan referensi tempat wisata alam di Kota Baru Pulau Laut tersebut.

Kota Baru, Pulau Laut adalah kota kecil yang terletak di kepulauan Kalimantan tepatnya di Kalimantan Selatan. Jika ingin menempuh perjalanan ke kota itu kamu harus transit dulu ke Banjarmasin. Perjalannya cukup jauh dan panjang (1 hari bisa habis untuk perjalanan saja), kurang lebih 6-8 jam perjalanan darat dari Banjarmasin baru sampai ke Batulicin kemudian menyeberang menggunakan kapal penyeberangan Feri sekitar 30 menit untuk mencapai pelabuhan Tanjung Serdang. Jangan lewatkan pemandangan saat berada di kapal penyeberangan itu ya, pemandangannya menawan loh jadi saat berada dikapal sebaiknya kamu berdiri saja di lorong samping dekat ruangan kru awak kapal, atau berdiri saja di lantai dasar dekat dengan parkiran motor.  Perjalanan tidak hanya sampai di situ saja, kita melanjutkan perjalan darat dari pelabuhan Tanjung Serdang ke pusat kota sekitar satu jam. Bagi yang tak sanggup melakukan perjalanan panjang dan jauh, kamu bisa menggunakan pesawat kecil jenis  ATR 42 dari bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju bandara H. Gusti Syamsir Alam di Stagen Kota Baru  sekitar 30 menit saja. Tapi tarifnya lumayan mahal bisa-bisa lebih mahal dari tujuan ke pulau Jawa loh. Kabarnya pemerintah Kota Baru akan memperpanjang landasan tersebut agar bisa di landasi oleh pesawat besar.

Perjalanan yang jauh dan melelahkan itu akan terbayar ketika kamu sudah tiba di Kota itu. Disana terdapat banyak tempat wisata alam, mulai dari pantai sampai air terjun dan pegunungan.

Bagi pecinta Seafood, puas-puasin den makan di sana, Kota Baru itu pulaunya dikelilingi oleh lautan, jadi sumber Seafood disana melimpah, jika tidak puas dengan masakan di warung-warung / rumah makan / restoran kamu bisa beli mentahannya saja di pasar tradisional, wah silahkan pilih... murah meriah, ada kepiting, rajungan, cumi, kerang, udang laut, lobster laut dan aneka ikan laut. Soal masaknya minta saja dimasakin sama penduduk di sana yang sudah kamu kenal.

Saat hari menjelang sore, kamu bisa pergi ke Siring Laut, tempat itu sangat indah. Pemandangan laut di tengah kota. Bisa menyaksikan Sunset setiap hari sambil cuci mata. Biasanya banyak pengunjung mulai dari anak kecil hingga orang lanjut usia. Di siring laut banyak terdapat warung-warung tenda yang menjual berbagai macam kuliner, juga banyak pedagang kaki lima yang menjual berbagai macam mainan anak-anak. Anak-anakpun bisa menikmati permainan di sana seperti kereta kelinci, menyetir mobil-mobilan dan maskot Teletubis, Donal Duck, Mickey Mouse dll.

Di Siring laut juga sering diadakan festival kebudayaan, festival musik dll, pemerintah kota disana menyediakan panggung umum dan terbuka tepat berada diatas gedung kesenian, dan ada juga panggung yang membelakangi laut, jadi bisa menyaksikan pertunjukan sambil melihat pemandangan laut. Hebat kan tuh.....

Selain Siring Laut, kamu juga bisa mengunjungi pantai Gedambaan yang terletak di Desa Sarang Tiung. Pantai itu letaknya sedikit jauh dari pusat kota, kamu bisa menempuh perjalanan darat mungkin sekitar 20-30 menit. Pantainya indah dan bersih, pasirnya berwarna putih. Terdapat banyak tempat seperti gazebo yang disediakan pemerintah kota tersebut agar para wisatawan bisa beristirahat dan berkumpul dengan rombongan, GRATIS tidak perlu membayar sewa. Jangan khawatir kelaparan, disana banyak yang jualan makanan. Mau menginap juga ada tempat penginapannya di kawasan pantai itu. Asik tuh untuk berbulan madu.

Sebelum tiba di pantai Gedambaan, Anda bisa mampir ke tempat kolam air hangat alami dari belerang, kalau dulu kita tidak bisa berendam disana karena belum ada pihak yang mengelolanya, hanya seperti sumur saja, tapi sekarang sudah bagus karena ada pihak yang mengelola tempat tersebut dan bisa di nikmati dengan lebih nyaman. Di kawasan Desa Sarang Tiung ini kamu bisa mampir ke pemancingan, menikmati santapan ikan sambil memancing.

Ada lagi pantai yang tak kalah indah dari pantai Gedambaan. Tempatnya masih alami, namanya Teluk Gosong, pantai yang dihiasi dengan bebatuan. Letaknya amat jauh setelah pantai Gedambaan.

Nah, yang tak kalah dengan pulau Jawa nih, Kota Baru juga punya wisata bernuansa pegunungan. Namanya Gunung Ulin, di desa itu terdapat wisata air terjun. Letaknya juga lumayan jauh dari pusat kota. Setelah kamu tiba di Gunung Ulin, kamu harus menempuh perjalanan kaki di jalan setapak. Kalau berwisata ke air terjun Gunung Ulin jangan sendiri atau hanya berdua saja, lebih baik beramai-ramai karena tempatnya sepi, tempat itu hanya dikunjungi sedikit orang dan hanya di hari libur saja, tidak seperti di pantai Gedambaan yang sudah di nikmati pengunjung setiap hari dan terdapat banyak orang. Perlu di ingat, jangan mengajak anak kecil kesana, bahaya kalau terjatuh, sungainya berbatu dan jalan setapaknya berjurang.

Ditempat lain, wisata pegunungan air terjun juga ada, namanya Sebelimbingan. kamu tidak perlu capek-capek berjalan kaki menuju tempat itu seperti di air terjun Gunung Ulin. Namun..... kamu harus berhati-hati mengemudi motor ataupun mobil, jalannya masih berbatu dan licin jika habis diguyur air hujan. Wisata air terjun di Sebelimbingan cocok untuk kamu tuju bersama dengan keluarga yang memiliki anak kecil. Sebagian air terjunnya juga buatan dan tidak berbahaya.

Mau mendaki gunung? Bisa.... daki aja gunung Bamega, gunung khasnya Kalimantan Selatan, pasti pernah denger lagu “Paris Barantai” dong, itu tuh yang lagunya begini “Kota Baru gungungnya Bamega...” kalau kamu ga tahu sama lagu ini wah... keterlaluan, buka aja lagi buku pelajaran SD, kan waktu SD kita diajarin lagu-lagu daerah. Hehehe...

Beralih ke nuansa pantai, kamu bisa mengunjungi Pulau Sambar Gelap, disana terdapat tempat penangkaran Penyu loh, airnya juga jernih. Kalau pulau ini sih aku belum pernah kesana jadi tidak bisa banyak menceritakan tempat itu. Untuk menuju ke pulau itu kita harus menempuhnya dengan perjalanan laut, bisa dengan kapal ditempuh selamat 4 jam, tetapi jika dengan Speedboat hanya membutuhkan waktu 1.5 jam saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar